Pages

Cinta Segitiga

Posted by Ari Hermawan on Saturday, 25 August 2012

Cinta Segitiga. Sangat miris memang ketika seseorang yang sangat Kita cintai ternyata memainkan sebuah sandiwara yang cukup membuat hati Kita kehilangan semangat. Cinta segitiga terdefinisikan sebagai suatu hubungan dan interaksi Cinta yang melibatkan tiga orang. Terkadang itu hadir dikarenakan beberapa sebab, Om Ari coba merangkumnya ya:


  1. Tidak Puas. Banyak cerita yang mengkisahkan bahwa Cinta segitiga hadir karena ketidakpuasan seseorang terhadap pasangannya dikarenakan faktor cinta itu sendiri, faktor sosial seperti trend masyarakat yang beredar, lalu bahkan memungkinkan faktor ekonomi pemicu kegamblangan Cinta Segitiga.
  2. Orang Ketiga. Dalam menganalogikan Cinta segitiga tentulah adanya orang ketiga, namun disini dipertegas bahwa yang dimaksud adalah orang yang datang secara sengaja maupun hanya kebetulan saja hinggap diantara Cinta tersebut, maka yang seharusnya dilakukan adalah lebih bijaksanalah lagi dalam membina suatu hubungan agar tidak adanya suatu kebohongan.
  3. Hati. Siapa yang tidak kenal dengan urusan soal hati. Berbicara tentang hati yang tidak bisa dibohongi menjadi salah satu penyebab kenapa adanya cinta segitiga. Memungkinan dikarenakan tidak cinta ataupun cinta yang telah hambar.


So, poin yang bisa diambil adalah Kita harus selalu siap dengan apa yang akan datang di kemudian hari, sebab Cinta itu tidak mudah ditebak. Lepaskanlah diri Anda dari kemelut Cinta, indahkanlah pengertian Anda tentang Cinta, maka Cintapun akan memahami Anda.

Dan akhir kata semoga artikel tentang Cinta Segitiga ini dapat bermanfaat.

More aboutCinta Segitiga

Kanker Serviks

Posted by Ari Hermawan on Wednesday, 15 August 2012

Kanker Serviks. Biasa juga disebut dengan Kanker Leher Rahim adalah sejenis kanker yang 99,7% disebabkan oleh human papilloma virus (HPV) onkogenik, yang menyerang leher rahim. Kanker ini dapat hadir dengan pendarahan vagina, tetapi gejala kanker ini tidak terlihat sampai kanker memasuki stadium yang lebih jauh, yang membuat kanker leher rahim fokus pengamatan menggunakan Pap smear. Di negara berkembang, penggunaan secara luas program pengamatan leher rahim mengurangi insiden kanker leher rahim yang invasif sebesar 50% atau lebih. Kebanyakan penelitian menemukan bahwa infeksi human papillomavirus (HPV) bertanggung jawab untuk semua kasus kanker leher rahim. Perawatan termasuk operasi pada stadium awal, dan kemoterapi dan/atau radioterapi pada stadium akhir penyakit. Kurang lebih itu yang dimaksud dengan Kanker Serviks merujuk pada artikel dari Wikipedia.

Di Dunia, tidak sedikit yang mengalami gangguan kesehatan yang sangat ditakuti oleh sebagian besar kalangan masyarakat, oleh karenanya haruslah Anda serajin mungkin menjaga kebersihan diri, memeriksakan ke Dokter ataupun sekedar cek kesehatan untuk mengantisipasi adanya Kanker Serviks ini. Terlebih di Indonesia saja banyak yang mengalami kasus serupa.

Pencegahan terhadap kanker serviks dapat dilakukan dengan program skrinning dan pemberian vaksinasi. Di negara maju, kasus kanker jenis ini sudah mulai menurun berkat adanya program deteksi dini melalui pap smear. Vaksin HPV akan diberikan pada perempuan usia 10 hingga 55 tahun melalui suntikan sebanyak tiga kali, yaitu pada bulan ke nol, satu, dan enam. Dari penelitian yang dilakukan, terbukti bahwa respon imun bekerja dua kali lebih tinggi pada remaja putri berusia 10 hingga 14 tahun dibanding yang berusia 15 hingga 25 tahun.

Dalam dunia medis, Kanker Serviks bisa dicegah dengan:

  1. Pencegahan primer, yaitu usaha untuk mengurangi atau menghilangkan kontak dengan karsinogen untuk mencegah inisiasi dan promosi pada proses karsinogen.
  2. Pencegahan sekunder, termasuk skrining dan deteksi dini untuk menemukan kasus-kasus dini sehingga kemungkinan penyembuhan dapat ditingkatkan.
  3. Pencegahan tertier, merupakan pengobatan untuk mencegah komplikasi klinik dan kematian awal.

Dan akhir kata Om Ari berterima kasih banyak telah membaca artikel bertajuk "Kanker Serviks" ini, semoga menambah wawasan Kita semua. Amin.
More aboutKanker Serviks

Waspada Akan Alzheimer

Posted by Ari Hermawan on Sunday, 5 August 2012

Waspada Akan AlzheimerRisiko untuk mengidap Alzheimer, meningkat seiring dengan pertambahan usia. Bermula pada usia 65 tahun, seseorang mempunyai risiko lima persen mengidap penyakit ini dan akan meningkat dua kali lipat setiap lima tahun, kata seorang dokter. Menurutnya, sekalipun penyakit ini dikaitkan dengan orang tua, namun sejarah membuktikan bahwa pesakit pertama yang dikenal pasti menghidap penyakit ini ialah wanita dalam usia awal 50-an.


Penyakit Alzheimer paling sering ditemukan pada orang tua berusia sekitar 65 tahun ke atas. Di negara maju seperti Amerika Serikat saat ini ditemukan lebih dari 4 juta orang usia lanjut penderita penyakit Alzheimer. Angka ini diperkirakan akan meningkat sampai hampir 4 kali pada tahun 2050. Hal tersebut berkaitan dengan lebih tingginya harapan hidup pada masyarakat di negara maju, sehingga populasi penduduk lanjut usia juga bertambah.

Alzheimer sendiri bukan penyakit menular, melainkan merupakan sejenis sindrom dengan apoptosis sel-sel otak pada saat yang hampir bersamaan, sehingga otak tampak mengerut dan mengecil. Alzheimer juga dikatakan sebagai penyakit yang sinonim dengan orang tua.

So, pesan Om Ari, Kita harus Waspada Akan Alzheimer ya sobat. Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan Kita. Artikel ini merujuk pada Wikipedia.
More aboutWaspada Akan Alzheimer

Cinta Itu Buta

Posted by Ari Hermawan on Wednesday, 1 August 2012

Cinta Itu Buta. Memang terdengar hambar ya pabila mengucapkan tiga kata diatas, namun kalimat tersebut ternyata terjadi adanya. Apa Anda (untuk laki-laki maupun perempuan) pernah merasa iri ketika melihat sepasang kekasih namun salah satu diantaranya tidaklah mumpuni dengan yang satunya? Om Ari tidak bermaksud menjelekkan, gk boleh! ini hanya ilustrasi semata.

Cinta memanglah buta, tidak memandang dari golongan, kasta, baik, buruk, tampan, jelek, cantik, tidak cantik, menawan, ataupun apapun. Yang bisa dipetik disini adalah bahwasannya Cinta itu memang buta, maka jadikanlah ia sepasang mata.

Mungkin tak hanya itu, Cinta bukanlah sebuah perasaan yang tidak memiliki mata, namun ia mempunya hati untuk merasa. So, Om Ari tegaskan bahwa jika Anda telah memiliki Cinta, kuatkanlah ia, renungkan bila tak ada. Kagumkan ia, niscaya iapun terengah Cinta pada Kita.

Mudah-mudahan artikel tentang "Cinta Itu Buta" dapat menjadi tolak ukur kepada Kita yang belum memiliki Cinta seperti Om Ari ini. Hehe. Segenap jiwa terima kasih telah menyempatkan waktu untuk membaca, wassalam.
More aboutCinta Itu Buta